Selasa, 13 Mei 2014

INISIASI 8 PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN

Komunikasi Ilmiah 

Komunikasi ilmiah adalah komunikasi yang berlangsung antara ilmuwan yang menyangkut ilmu pengetahuan secara lebih terperinci diartikan sebagai pemberitahuan, pengalihan, penerusan atau penyampaian informasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada dasarnya komunikasi ilmiahpun ada 2 jenis, yaitu yang bersifat formal dan informal. Kedua jenis komunikasi ilmiah tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Komunikasi ilmiah terekam bermanfaat bagi pemakai karena komunikasi ini diperoleh setelah seseorang membaca artikel dan kemudian menuangkannya dalam bentuk tulisan baru dengan menyebutkan rujukan yang digunakan. Berkembangnya teknologi komunikasi informasi khususnya internet, memunculkan majalah bentuk baru, yaitu majalah elektronik yang terbit dalam bentuk kopi makas (hard copy) dan elektronik serta majalah yang sepenuhnya terbit dalam bentuk elektronik. Internet juga memunculkan bentuk jurnal baru.
 Materi lain yang dibahas pada modul 11 ini adalah tentang ekonomi informasi, yang artinya bahwa informasi yang ada tersebut haru didapat dengan membeli. Jadi, informasi tersebut mengandung nilai ekonomi. Nilai informasi tergantung pada usia dan waktu dijual. Informasi yang baru cenderung memiliki nilai yang lebih. Walaupun informasi sudah dijual, informasi tetap dipertahankan pemiliknya. 

 Beberapa ciri ekonomi umum dari informasi adalah sebagai berikut :
 1. Informasi bebas dari bentuk fisiknya
 2. Informasi memiliki nilai tidak pasti
 3. Waktu memengaruhi nilai informasi
 4. Individu berbeda persepsi tentang informasi
 5. Jarak memengaruhi jumlah penggunaan informasi.
 6. Nilai informasi meningkat seiring dengan akumulasi informasi
 7. Informasi bersifat terluaskan dan swahasilkan
 8. Biaya informasi bebas dari skala aplikasi
 9. Informasi tetap pada pemilik walaupun informasi sudah ditransfer ke orang lain.

INISIASI 7 PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN



Teknologi dan Komunikasi Informasi (TKI)

Teknologi dan komunikasi informasi adalah perangkat keras dan perangkat lunak yang memungkinkan masyarakat menciptakan, mengumpulkan, konsolidasi dan mengomunikasikan informasi dalam format multimedia dan berguna untuk berbagai kepentingan masyarakat. Dua komponen penting dalam TKI adalah komputer dan telekomunikasi.

Ada beberapa dampak teknologi dan komunikasi informasi terhadap masyarakat, yaitu :
meningkatnya produksi serta semakin tersedianya perangkat lunak dan perangkat keras TI yang semakin kuat.
tersedianya infrastruktur nasional dan global yang lebih efisien dengan tujuan akses dan penghantaran informasi yang lebih efisien.
meningkatnya produksi dan publikasi informasi digital dalam multi media.

Selain itu TKI juga memiliki dampak terhadap perpustakaan, yaitu memungkinkan menciptakan informasi digital dan memungkinkan terbentuknya akses terpasang serta transfer berkas.

Bagaimana TKI dapat mempengaruhi pekerjaan pustakawan dalam menjalankan pekerjaannya di sebuah perpustakaan sehingga ada beberapa perubahana dalam perpustakaan, yaitu perpustakaan akan menjadi digital, perpustakaan akan masuk ke berbagai jaringan, jenis koleksi perpustakaan akan berubah komposisinya, perpustakaan akan memiliki akses ke informasi global dan perpustakaan bersifat atau menjadi maya atau virtual.
 Materi lain yang akan dibahas dalam materi inisiasi ini adalah tentang sistem temubalik informasi yang dibahas pada modul 10. Sistem simpan dan temubalik informasi adalah sebuah system yang mengolah informasi, menyimpan, kemudian menemkan informasi.Konsep temubalk informasi berasumsi bahwa ada dokumen berisi informasi yang telah diorganisasi atau ditata yang sesuai untuk ditemu kembali dengan mudah.

Senin, 12 Mei 2014

INISIASI 4 PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN

 KLASIFIKASI

Klasifikasi adalah proses pengelompokkan artinya mengumpulkan benda/entitas yang sana serta memisahkan benda yang sama serta memisahkan benda/entitas yang tidak sama. Berkaitan dengan perpustakaan, klasifikasi didefinisikan sebagai penyusunan sistematik terhadap buku dan materi perpustakaan lain, catalog atau entri indeks berdasarkan subjek, dalam cara paling berguna bagi mereka yang membaca atau mencari informasi.

Fungsi dari klasifikasi adalah

(1) sebagai gawai penyusunan buku di rak dan

(2) sebagai sarana penyusunan entri bibliografis dalam katalog tercetak, bibliografi dan indeks dalam tata susunan sistematis.

Sedangkan tujuannya adalah untuk membantu pemakai mengidentikan dan melokalisasi sebuah materi perpustakaan berdasarkan nomor panggil dan mengelompokkan semua materi perpustakaan sejenis menjadi satu.

Secara lebih khusus tujuan klasifikasi perpustakaan adalah untuk :

(1) menghasilkan urutan yang bermanfaat,

(2) penempatan yang tepat,

(3) penyusunan mekanis,

(4) tambahan materi perpustakaan baru dan

(5) penarikan materi perpustakaan dari rak.

Materi perpustakaan mencakup sejumlah besar subjek. Untuk membentuk subjek kompleks digunakan pendekatan hierarkis dan faset. Setiap bagan klasifikasi menggunakan system symbol untuk cirri kelas dan subdivisi kelas. Simbol untuk menunjukkan subjek serta hubugan antarsubjek ini disebut dengan notasi. Nitasi ada yang disebut notasi murni dan notasi campuran .

Materi selanjutnya yag dibahas adalah tentang tajuk subjek yang merupakan sarana lain untuk akses ke isi intelektual sebuah perpustakaan. Tajuk subjek memberikan pendekatan alfabetis secara acak pada konsep yang termuat di koleksi perpustakaan. Klasifikasi dan tajuk subjek merupakan yteknik akses alternative dan membentuk akses ke perpustakaan yang dikenal dengan katalogisasi subjek. Dalam kegiatan pengolahan materi perpustakaan, ada tiga kegiatan yang hasilnya berhubungan langsung dengan pemakai, yaitu deskripsi bibliografis, klafikasi dan penentuan tajuk subjek Satu topik lagi yang dibahas dalam modul 6 adalah tentang thesaurus, yaitu sarana pengawasan kosakata yang dipakai untuk menerjemahkan bahasa sehari-hari ke dalam bahasa indeks.

 Dilihat dari strukturnya, thesaurus adalah daftar (senerai) kata yang nbertautan satu dengan yang lain secara semantic maupun generic Sebuah thesaurus memiliki 4 tujuan utama, yaitu :

(1) untuk mengontrol istilah yang digunakan dalam pengindeksan,

 (2) untuk menjamin melalui penyediaan bahasa terkendali, (3) membatasi jumlah istilah yang diperlukan untuk sebuah dokumen,

(4) bertindak sebagai alat bantu penelusuran termasuk temubalik dari system teks bebas.

Apa yang dimaksud dengan konsep dan struktur tajuk subjek dan bagaimana memilih tajuk subjek serta apa perbedaan thesaurus dengan daftar tajuk subjek dan istilah-istilah yang berkaitan dengan thesaurus.

INISIASI 5 PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN


Jasa Perpustakaan.

Seperti diketahui bersama bahwa perpustakaan didirikan untuk melayani kebutuhan informasi dari masyarakat, dalam hal ini pengguna perpustakaan. Untuk melayani pengguna, perpustakaan menyelenggarakan berbagai jasa, yaitu mulai dari jasa peminjaman, jasa referensi, sampai ke jasa pendidikan pemakai.

Jasa peminjaman, disebut juga dengan jasa sirkulasi, yaitu jasa dari staf perpustakaan yang melayani peminjaman dan pengembalian buku. Jasa ini hampir ada di seluruh jenis perpustakaan, kecuali perpustakaan nasional, yang tidak meminjamkan koleksinya ke perorangan. Sistem sirkulasi sebagai sistem pencatatan dokumen dan media lain yang dipinjam dari sebuah koleksi dengan mengaitkannya pada peminjam serta data bibliografis, baik secara manual maupun elektronik. Ada beberapa sistem dalam sistem sirkulasi nonelektronik, yaitu sistem buku besar, sistem sulih, sistem browne, sistem kertas karbon, sistem peminjaman newark. Sedangkan sistem elektronik dalam sirkulasi adalah mempergunakan teknologi komputer. Ada beberapa konsep yang berkaitan dengan jasa peminjaman, yaitu perpustakaan keliling, pinjam antarperpustakaan, silang layan dan jasa penelusuran retrospektif.

Jasa referensi, adalah jasa perpustakaan dalam memberikan informasi berdasarkan referensi pada pemakai. Jasa ini disebut sebagai jasa informasi, yaitu jasa yang menyediakan informasi untuk menjawab pertanyaan pemakai. Selanjutnya, jasa ini berkembang menjadi jasa penelusuran dan penyusunan bibliografi. Jasa referens ini dilakukan oleh bagian referens dengan mendayagunakan koleksi referens yang dimilikinya. Buku referens artinya buku yang ditrancang untuk menjawab pertanyaan, mencari data dan informasi secara cepat.Sementara itu jasa referal didefinisikan sebagai jasa yang mengarahkan seorang penanya ke sumber yang sesuai untuk informasi dan data yang diperlukan pemakai. Jasa referensi ini juga menyebabkan adanya jasa terjemahan, jasa pemencaran informasi terpilih, jasa informasi.

INISIASI 6 PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN

Pengantar Ilmu Perpustakaan

Kerjasama perpustakaan adalah kerjasama yang melibatkan dua perpustakaan atau lebih. Ada beberapa dorongan dilakukannya kerjasama antarperpustakaan, yaitu adanya peningkatan luar biasa dalam ilmu pengetahuan meluaskan kegiatan pendidikan kemajuan dalam bidang teknologi dengan berbagai dampaknya terhadap industri, perdagangan dan perlunya pimpinan serta karyawan berbagai organisasi mengembangkan keterampilan dan teknik baru. 

Berkembangnya kesempatan dan peluang bagi kerjasama internasional
Berkembangnya teknologi informasi, terutama dalam bidang computer dan telekomunikasi.
Tuntutan masyarakat untuk memeroleh layanan yang sama.
Kerjasama memungkinkan penghematan fasilitas, biaya, tenaga manusia dan waktu.

Bentuk kerja sama dapat berbentuk kejasama pengadaan, penyimpanan buku yang kurang digunakan, kerja sama pemusatan pengadaan dan penyimpanan, kerjasama pertukaran dan redistribusi, pengolahan data bibliogragis, penyediaan fasilitas, pinjam antarperpustakaan, kerjasama antarpustakawan, penyusunan catalog induk, pemberian jasa informasi.

Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan kejasama, yaitu kolaborasi, konsorsium dan jaringan informasi. Kolaborasi sering diartikan keterkaitan sebuah perustakaan pada perpustakaan lain untuk menghasilkan sebuah produk. Konsorsium adalah kerjasama, koordinasi dan kolaborasi antara berbagai perpustakaan dengan tujuan berpatungan atau berkongsi sumber daya informasi.